Kemunculan Blood Moon keempat dalam tahun ini disinyalir menjadi pertanda buruk dari kehancuran dunia.
- Tim WowKeren
- Senin, 31 Agustus 2015 - 12:56 WIB
WowKeren - Bulan September mendatang tampaknya akan menjadi bulan penuh kehebohan akan adanya kiamat. Setelah isu hantaman asteroid yang akan menabrak lapisan Bumi, kini munculnya Bulan berdarah atau Blood Moon di bulan yang sama disinyalir akan menjadi pertanda dari kehancuran dunia.
Pertanda buruk dari Blood Moon tersebut dituturkan oleh John Hagee dan Mark Blitz yang merupakan seorang menteri keagamaan. Keduanya mengatakan empat Blood Moon sejak April tahun ini dan berjarak enam bulan penuh bisa menjadi sinyal dari akhir dunia.
Peringatan tersebut bukan tanpa alasan, mereka melihat hal itu dari kitab Joel yang merupakan bagian dari Alkitab Ibrani. Di sana dituliskan bahwa Matahari akan berubah menjadi gelap gulita dan Bulan berwarna kemerahan sebelum akhirnya "Kehancuran dari Tuhan akan tiba".
Dilansir dari Metro, Sabtu (29/8), memasuki tanggal 28 September mendatang atau peralihan dari hari Minggu malam ke hari Senin dini hari Bumi akan berada dalam keadaan sangat gelap dan terang dalam beberapa menit. Keadaan tersebutlah yang merupakan dampak dari munculnya Bulan berdarah atau Blood Moon.
Pada pukul 02.00 dini hari Bulan akan lebih dekat dengan Bumi dari pada biasanya dan akan terlihat sangat terang. Sementara pada pukul 03.00 dini hari Bumi akan berada diantara Bulan dan Matahari sehingga Bulan akan terlihat berwarna tembaga atau kemerahan.
Keadaan tersebut akan berlangsung selama satu setengah jam sampai pukul 04.30 menjelang pagi hingga penampakan Bulan terlihat penuh. Bagaimana menurut Anda? Apakah dunia benar akan kiamat pada September mendatang?
(wk/)