Gerhana supermoon baru terjadi lima kali sejak 1900, yakni pada 1910, 1928, 1946, 1964 ,dan 1982.
- Tim WowKeren
- Senin, 21 September 2015 - 16:52 WIB
WowKeren - Peristiwa langka gerhana supermoon akan terjadi pada akhir September mendatang. Sayangnya, warga Indonesia tak akan bisa menyaksikan fenomena alam itu jika tetap berada di dalam negeri.
27 September mendatang, Bulan akan tampak jauh lebih besar dari Bumi. Namun Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Thomas Djamaluddin telah memastikan tertutupnya Bulan besar itu tak bisa diamati di Indonesia.
"Gerhana bulan total di Indonesia jatuh pada 28 September dan tidak teramati di Indonesia," katanya pada VIVA.co.id. "Fenomena ini terjadi di siang hari. Gerhana bulan total terjadi pukul 08.07 WIB sampai 11.27 WIB. Jadi, seluruh wilayah Indonesia tidak ada yang bisa melihat."
Sebagai informasi, supermoon hanya akan terjadi ketika Bulan berada pada orbit terdekatnya dengan Bumi. Biasanya, supermoon muncul sekitar 14 persen lebih besar dan 30 kali lebih terang dari purnama biasa.
Selama ini, supermoon baru terjadi lima kali sejak 1900. Ia terjadi pada tahun 1910, 1928, 1946, 1964 dan 1982.
(wk/)