Pesan Profesor Fakultas Kedokteran Hewan Unair yang Bunuh Diri di ITS
SerbaSerbi

Sang profesor sempat mengirimkan pesan pada menantunya sebelum melompat di kawasan FMIPA tower di Institut Teknologi 10 November Surabaya (ITS).

WowKeren - Kabar mengejutkan datang dari salah satu profesor Universitas Airlangga (Unair). Profesor Ngakan Ketut Laba Mahaputra ditemukan meninggal setelah jatuh dari gedung yang dalam pembangunan. Namun sebelum meninggal, korban sempat meninggalkan pesan.

Kanit Reskrim Polsek Sukolilo AKP M. Akhyar, korban mengajak menantunya, Ahmad Riza Faruki, berjalan-jalan di komplek kampus ITS pukul 16.50 WIB. Korban yang merupakan penghuni Perumahan Galaxy Bumi Permai F6 ini memang sering berolahraga di komplek kampus ITS.

Pada pukul 17.20 WIB, korban meminta menantunya balik ke rumah untuk mengambilkan barang. Anehnya, sang mertua malah mengirim SMS, meminta jenazahnya ditutupi terpal saat meninggal nanti.


Karena SMS itulah Ahmad kembali ke ITS untuk mencari mertuanya. "Dugaan kami korban bunuh diri terkait penyakit syaraf yang telah dideritanya selama setahun terakhir ini," Akhyar berkesimpulan.

Kendati demikian, seorang pekerja Romli (29) adalah orang pertama yang menemukan sang profesor. "Saksi menemukan jenazah korban sekitar pukul 17.35 WIB. Tak ada yang tahu korban melompat dari lantai berapa karena memang tak ada saksi mata," lanjut Akhyar.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!