Ini Dampak yang Diderita Warga Akibat Pemerintah Telat Tangani Kabut Asap
Nasional

Puluhan ribu warga tak hanya menderita gangguan saluran pernapasan tapi juga penyakit lainnya.

WowKeren - Pemerintah Indonesia akhirnya menerima bantuan pesawat dari Singapura demi menanggulangi kabut asap. Namun, keputusan pemerintah ini dinilai sedikit terlambat karena sudah jatuh banyak korban.

Kondisi warga di Propinsi Riau yang terkena dampak kabut asap sudah sangat parah. Puluhan ribu orang telah menjadi korban dan menderita berbagai penyakit mulai dari gangguan pernapasan hingga penyakit kulit.

"Kepekatannya mungkin empat kali lipat dari sebelumnya," kata Afni Zulkifli mewakili masyarakat Riau seperti dilansir dari MetroTV News. "Partikel berbahaya itu sudah dua bulan kami hirup tanpa henti 24 jam setiap hari. Sudah 55 ribu warga, mayoritas balita dan orang tua, bertumbangan karena asap. Ini bukan lagi bencana biasa. Kami masih melawan asap."


Pernyataan Afni tersebut dibenarkan oleh Andra Syafril, Kepala Dinas Kesehatan Riau di Pekanbaru. Menurutnya, hingga kini tercatat sedikitnya 61 ribu warga terserang penyakit dan 50 ribu orang menderita infeksi saluran pernapasan atas (ISPA).

Selain ISPA, lanjutnya, 3.934 warga menderita penyakit kulit, 3.040 mengalami iritasi mata, dan 2.409 orang menderita asma. Sebanyak 893 orang lagi terkena pneumonia.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!