Memperingati 13 tahun tragedi bom Bali, banyak warga dan wisatawan asing yang melakukan tabur bunga.
- Tim WowKeren
- Senin, 12 Oktober 2015 - 17:53 WIB
WowKeren - Bom Bali yang meledak pada 2002 lalu, rupanya masih menyisakan duka yang mendalam terutama bagi korban dan keluarganya. Tidak jarang pengalaman mengerikan tersebut meninggalkan trauma yang sulit disembuhkan.
Bagaimana tidak, banyak nyawa warga Indonesia dan asing yang turut menjadi korban dalam peristiwa bom yang meledak di Legian, Kuta, Badung, Bali itu. Tragedi itu bahkan mengundang simpati dari dunia internasional.
Setiap tanggal 12 Oktober diperingati sebagai hari untuk mengenang tragedi bom Bali. Beberapa cara dilakukan oleh warga maupun keluarga korban untuk mengingat dan berdoa untuk orang-orang tewas dalam peristiwa tersebut.
Beberapa cara yang umum adalah tabur bunga dan menggelar doa bersama. Senin (12/10), warga dan wisatawan membawa berbagai karangan bunga untuk ditaruh di Ground Zero, monumen yang dibuat untuk memperingati tragedi kemanusiaan tersebut.
Tidak sedikit warga asing yang sengaja jauh-jauh datang ke Bali hanya untuk mendoakan anggota keluarganya yang turut menjadi korban. Bahkan, setiap pejalan kaki yang lewat banyak berhenti sesaat hanya untuk berdoa sejenak.
Sementara itu, dalam tragedi mengerikan tersebut banyak orang tidak berdosa yang turut menjadi korban. Sebanyak 202 jiwa melayang dan korban luka mencapai 209 orang. Saking dahsyatnya, dampak ledakan bisa dirasakan hingga radius 6 kilometer dari lokasi kejadian.
(wk/)