Kabut asap juga menyebabkan Tim SAR kesulitan mencari Helikopter PT. PAS.
- Tim WowKeren
- Senin, 12 Oktober 2015 - 20:41 WIB
WowKeren - Kabut asap rupanya tidak hanya merugikan para warga dan menyebabkan penyakit pernafasan. Namun, juga menghalagi usaha Tim SAR dalam melakukan pencarian untuk sebuah helikopter yang jatuh pada Minggu (11/10).
Kabut asap yang semakin tebal rupanya membuat Tim SAR tidak bisa mengandalkan helikopter untuk melakukan pencarian. Oleh karena itu, mereka hanya bisa melakukannya lewat darat dan perairan saja.
Kepala Tim SAR, Rochmali mengungkap bahwa sebenarnya telah disiapkan dua helikopter untuk melakukan pencarian. "Satu helikopter milik TNI dan satu lagi dari rekanan PT PAS. Helikopternya sudah siap, tinggal menunggu cuaca membaik," ujarnya.
Rochmali juga mengungkap bahwa hingga saat ini status helikopter tersebut bukanlah jatuh, tapi masih hilang. Ia tidak ingin masyarakat membuat spekulasi karena belum ada laporan yang pasti.
"Tidak ada satu pihak pun yang saat ini menyebut helikopter jatuh," ujar Rochmali. "Jadi bisa saja Heli ini mendarat darurat."
Diketahui sebelumnya, satu unit helikopter carteran EC 130 hilang kontak saat menuju Bandara Kuala Namu, Medan. Helikopter berisi 5 orang ini milik PT. Penerbangan Angkasa Semesta. Di dalamnya terdapat pilot bernama Capt. Teguh Mulyanto, Engineer Hari Poerwanto dan 3 orang penumpang.
(wk/)