Seorang Bayi Lagi-Lagi Jadi Korban Meninggal Karena Kabut Asap
Nasional

Orangtua Latifah juga kebingungan membayar biaya rumah sakit yang mencapai hingga Rp 16 juta.

WowKeren - Kabut asap yang terjadi akibat kebakaran hutan dan lahan yang melanda wilayah Sumatera Selatan dan sekitarnya terus menelan korban. Setelah bayi bernama M Husen Saputra, Arika Patina dan Nabila Julia, kini bertambah lagi satu korban yakni Latifah Ramadani.

Bayi berusia 1 tahun 3 bulan ini meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Bari Palembang. "Pindah rumah sakit siang tadi, sorenya jam 5 anak saya meninggal di ICU," ucap ayah Latifah, Sugeng pada Senin (12/10).

Latifah mengalami sesak napas sejak seminggu terakhir. Penyakitnya pun kian bertambah parah dengan muntaber sehari sebelum meninggal. "Anak saya itu digendong ibunya jalan kaki waktu ngantar kakak perempuannya ke sekolah seminggu kemarin. Memang asap lagi banyak," tuturnya.


"Pulang dari sana langsung sesak napas," imbuh Sugeng dengan raut wajah sedih. "Selama sakit dia tidak nangis-nangis tapi mulutnya hanya ngap-ngapan saja. Mungkin karena napasnya susah jadi tak bisa nangis itu."

Selain itu, rupanya sebelum meninggal di Rumah Sakit Bari Palembang, Latifah sempat dirawat di Rumah Sakit RK Charitas Palembang selama 2 hari. Di sana mereka menggunakan fasilitas umum karena rumah sakit itu tidak melayani pasien BPJS dan berobat gratis.

"Di Rumah Sakit Charitas, biaya perawatan anak saya Rp 8 juta per hari. Di sana kena 2 hari," ungkapnya. "Kami tak sanggup lagi bayar rumah sakit, saya cuma kuli bangunan. Rp 8 juta sehari itu terlalu besar. Siang tadi dirujuk ke Rumah Sakit Bari, sorenya meninggal."

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!