Berdasarkan hasil pantauan satelit Terra Aqua pada Senin (19/10), terdapat beberapa titik panas di Indonesia bagian Timur, Tengah dan Barat.
- Tim WowKeren
- Senin, 19 Oktober 2015 - 12:45 WIB
WowKeren - Kebakaran lahan dan hutan yang terjadi di wilayah Kalimantan dan Sumatera masih belum berhasil dikendalikan. Kini, justru muncul titik panas baru di daerah lain yakni Sulawesi, Papua dan Maluku. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho.
Ia mengatakan bahwa berdasarkan hasil pantauan satelit Terra Aqua pada Senin (19/10), terdapat beberapa titik panas di Indonesia bagian Timur, Tengah dan Barat. "Jumlah sebenarnya lebih banyak karena satelit tidak mampu menembus pekatnya asap di Sumatera dan Kalimantan," ucapnya seperti dikutip dari detikcom.
"Sebagian besar penyebab karhutla (kebakaran lahan dan hutan) adalah di sengaja atau dibakar. Dari 801 hotspot di Sulawesi berasal dari lahan pertanian dan perkebunan," imbuhnya. "Pembakaran dalam rangka land clearing."
Sutopo menambahkan kalau belum ada pernyataan darurat dari kepala daerah dari masing-masing daerah yang wilayahnya terbakar. Menurutnya, hostpot tersebut justru menunjukkan kalau kebiasaan membakar masih berlangsung meski dampak dari bencana asap semakin besar.
(wk/)