Jenazah Korban Kebakaran Gunung Lawu Jakarta Tak Diurus Pemerintah
Nasional

Menurut adik korban, berbeda dengan jenazah dari daerah lainnya, jenazah Joko tak diurus pemerintah Jakarta.

WowKeren - Kebakaran di Gunung Lawu pada Minggu (18/10) lalu telah merenggut nyawa tujuh pendaki. Salah satunya adalah Joko Prayitno (31) yang dimakamkan hari ini, Rabu (21/10).

Berbeda dengan jenazah dari daerah lainnya, jenazah Joko yang dimakamkan di pemakaman umum Duri Kepa ini tak diurus pemerintah Jakarta. Candra, adik korban, menyatakan bahwa pihaknya belum mendapat santunan dan harus mengurus sendiri jenazah kakaknya.

"Kalau yang dari Ngawi (korban) gampang ngurusnya karena Bupati dan Polres setempat turun tangan, tetapi korban asal Jakarta tidak ada yang mengurus," cerita Candra pada Viva.co.id. "Jasad kakak saya dibiarkan begitu saja. Kita juga sudah mengajukan asuransi, karena kan ada tiket masuk sebelum mendaki. Dari Pemerintah Jakarta belum ada yang turun tangan. Kita jemput sendiri jenazahnya."


Joko sendiri tewas bersama teman sekantornya di Valbury yang belum lama menjadi tempatnya bekerja. Menurut HRD Valbury, Denny, korban dikenal sebagai karyawan yang mudah bergaul dan suka naik gunung.

"Mereka kalau weekend memang kerap mendaki. Kalau Kartini sudah lebih senior di perusahaan," terangnya. "memberikan santunan, normatif dari BPJS ada, nanti dari perusahaan juga ada hitung-hitungannya."

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!