Bayi asal Skotlandia, Aaron Murray bertahan hidup tanpa memiliki otak.
- Tim WowKeren
- Jumat, 30 Oktober 2015 - 16:48 WIB
WowKeren - Setiap orangtua selalu mengharapkan anaknya lahir dengan sempurna. Namun, karena beberapa faktor, bayi bisa saja memiliki beberapa kekurangan.
Seperti yang dialami oleh bayi berusia dua tahun asal Skotlandia, Aaron Murray. Aaron terlahir dengan kelainan yang biasa disebut Holoprosencephaly yaitu suatu kondisi dimana otak tidak terbentuk dengan sempurna.
Ibu Aaron, Emma Murray mengungkap jika hatinya hancur saat diberi tahu kondisi anaknya ketika lahir. Hampir tidak ada harapan bagi Aaron untuk bertahan hidup.
"Saat Aaron lahir, aku diberitahu dia hanya bisa bertahan selama tiga menit, tiga jam atau tiga hari," ujar Emma. "Dokter mengatakan jika setiap organnya gagal bertumbuh, mereka bisa saja melakukan sesuatu tapi mereka tak bisa menumbuhkan otak."
Namun, sungguh keajaiban Aaron bisa bertahan hingga sekarang. Bahkan, sang ibu mengungkap jika bayi lucu itu sudah mulai bisa berbicara.
"Dari awal, Aaron membuktikan jika dia adalah pejuang yang kuat," ujar Emma. "Dia menatapku dan mengatakan 'mummy'. Sungguh aku tidak bisa mempercayainya. Aku diberitahu putraku hanya bisa bertahan beberapa menit, tapi sekarang ia memanggilku 'mummy'."
Emma mengaku tidak menyadari saat ia mengandung Aaron dan tidak memiliki tanda-tanda kehamilan apapun. Hingga suatu hari, ia merasakan sakit perut yang amat sangat dan harus dilarikan ke rumah sakit.
Saat itulah ia baru tahu ia mengandung dan harus segera melahirkan. Emma lantas dilarikan ke Rumah Sakit Umum Wishaw.
Di sanalah putranya itu lahir dengan keadaan hanya memiliki batang otak. Penyakit Aaron tersebut terjadi pada dua dari sepuluh ribu bayi yang lahir.
(wk/)