Pisahkan Roh Senk Lotta dari Raganya, 'Roaming' Ditegur KPI
TV

Aksi Ki Prana melakukan praktik astral projection pada Senk Lotta mendapat peringatan keras dari KPI.

WowKeren - Membahas perbedaan ilmu sains dan mistis bersama dokter Ryan Thamrin dan Ki Prana, tayangan "Roaming" Trans 7 malah kena tegur Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). Tak hanya itu, tayangan tersebut juga membuat KPI Pusat mengeluarkan peringatan keras bagi seluruh stasiun televisi Indonesia.

Melalui edaran tertulis dari KPI Pusat (3/11) memberikan peringatan pada "Roaming" episode 24 oktober yang menayangkan praktik astral projection. Saat itu Ki Prana memilih Senk Lotta untuk melakukan astral dengan bantuannya. Mantan istri Fauzi Baadilla ini nampak ditutup matanya dan kemudian pingsan saat praktik astral dilakukan.


Tak hanya itu, KPI juga memperingatkan semua program televisi Indonesia untuk tidak menayangkan praktik astral projection. Berdasarkan pemantauan KPI Pusat praktik astral projection ini rentan disalahgunakan untuk menampilkan kepentingan hiburan semata tanpa manfaat dan tujuan yang jelas.

Astral projection sendiri adalah praktik pemisahan roh dari raga orang yang bersangkutan, sehingga orang tersebut dapat menceritakan pengalamannya saat jiwanya dipisahkan dari raga. Pada teguran ini KPI tidak menjatuhkan sanksi apapun, kendati demikian KPI Pusat menyatakan agar peringatan tersebut diperhatikan dan dipatuhi dengan benar.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!