Penerbit buku 'My Sweet Orange Tree' angkat bicara soal lagu 'Zeze' IU.
- Tim WowKeren
- Jumat, 06 November 2015 - 12:50 WIB
WowKeren - Lagu "Twenty-Three" IU boleh jadi memuncaki berbagai chart musik digital. Tapi, lagu lainnya yaitu "Zeze", menuai kontroversi lantaran dianggap menjadikan anak sebagai objek seksual. Zeze sendiri merupakan karakter yang terinspirasi dari tokoh di buku "My Sweet Orange Tree" yang merupakan korban penganiayaan.
Tak butuh waktu lama, kabar ini ternyata juga sudah didengar oleh penerbit buku karakter "Zeze". Lantas, bagaimana tanggapan penerbit buku "My Sweet Orange Tree" soal lagu IU yang menjadi kontroversi itu?
"Zeze bukan seorang anak seperti yang diinterpretasikan oleh IU. Zeze adalah seorang anak berusia 5 tahun yang menderita karena kekerasan pada anak-anak," tulis penerbit yang ternyata juga ikut mengkritik IU. "Kami merasa kalau 'licik' dan 'kotor' bukanlah kata yang tepat untuk mendeskripsikan Zeze."
"Buku ini merupakan otobiografi dari penulis yang didedikasikan untuk banyak Zeze di luar sana yang saat ini juga mendapat perlakuan tidak layak," tambah penerbit "My Sweet Orange Tree". "Bagaimana bisa IU menilai hasil kerja kerasnya dengan cara seperti itu?"
Lebih lanjut, penerbit membahas soal cover album IU yang menampilkan karakter Zeze. "Di album itu Zeze memakai stoking jala dan berpose seperti itu. Tentu saja ada kebebasan untuk menafsirkan kreasi, tapi kebebasan tersebut juga harus mendapat persetujuan publik," tutup penerbit.
(wk/)