Sebelumnya ISIS telah mengklaim bahwa pihak mereka yang bertanggung jawab dalam insiden jatuhnya pesawat tersebut.
- Tim WowKeren
- Sabtu, 07 November 2015 - 16:11 WIB
WowKeren - Investigasi yang dilakukan oleh tim Eropa terhadap jatuhnya pesawat Rusia di Mesir nampaknya semakin membuahkan hasil. Dari pemeriksaan dua rekaman kotak hitam yang ditemukan, jatuhnya pesawat diduga bukanlah karena sebuah kecelakaan.
Para penyelidik mengatakan rekaman dari kokpit penerbangan Metrojet 92688 tak menunjukkan adanya tanda-tanda pesawat jatuh karena kecelakaan. Selain itu, saat pesawat hendak terbang juga tak ditemukan adanya kesalahan teknis.
Semuanya terdengar baik-baik saja 24 menit pertama dan kemudian tak ada percakapan di kokpit, tim penyelidik yakin ada bom di dalam kabin. Sedangkan pengamat penerbangan dari CNN, Richard Quest mengatakan kuncinya adalah pada kejadian sebelum data rekaman terhenti, karena akan ada perbedaan data baik insiden tersebut terjadi karena bom atau bukan.
"Hanya terpecah kurang dari sedetik, jika Anda mendengar ledakan maka Anda akan melihat parameter dalam rekaman. Jika laporan ini benar, penyelidik harus menganalisis itu dan mengindetifikasikannya," ujar Richard. "Jika pesawat jatuh karena bom, maka akan terdengar lebih banyak kegaduhan."
Sementara itu, sebelumnya ISIS telah mengklaim bahwa pihak mereka adalah penyebab insiden yang telah menewaskan 224 orang ini. Meski demikian, pihak berwajib masih belum mengkonfirmasi keterlibatan ISIS dalam jatuhnya pesawat tersebut.
(wk/)