Petugas toko Apple dikecam usai mengusir anak-anak kulit hitam gara-gara dicurigai akan mencuri.
- Tim WowKeren
- Kamis, 12 November 2015 - 19:30 WIB
WowKeren - Apple sempat membuat netter berang atas tindakannya mengusir beberapa anak kulit hitam di tokonya. Hal tersebut terekam dalam sebuah video ketika seorang petugas toko meminta anak-anak kelas 10 di Maribyrnong College, Melbourne itu pergi.
Pengusiran tersebut dikarenakan petugas toko merasa tak nyaman dengan kehadiran anak-anak ini. "Cuma agak cemas kalau-kalau kalian mencuri sesuatu," ujarnya. Anak itu hanya tersenyum seakan tak percaya dengan apa yang terjadi.
So these men who work @ the Apple Store, refused to let in Somali/Sudanese students in. Racially discriminating them pic.twitter.com/yomYNpSpCg
— FD (@Crypticgirl_) November 10, 2015
Usai dikecam, pihak Apple akhirnya mengatakan jika manajer toko telah meminta maaf kepada anak-anak itu dan juga kepala sekolahnya. Mohamed Semra, salah satu anak yang ikut diusir mengaku puas menerima permintaan maaf Apple.
"Mereka meminta maaf, jadi (kemarahan) kami reda. Tak perlu membawa persoalan ini lebih jauh lagi," tulis Semra melalui akun Facebooknya. Video yang menuai banyak kecaman itu sendiri telah ditonton lebih dari 40 ribu kali sejak diposting di Facebook.
(wk/)