Tingkat Perceraian Pasangan Usia Senja di Korea Selatan Meningkat Tajam
Dunia

Beberapa wanita menyebutkan lebih baik bercerai dalam usia senja untuk mendapatkan kebebasan.

WowKeren - Sebuah pernikahan untuk suami istri seharusnya dijalani dengan dengan cinta dan kasih sayang. Jika kedua hal penting itu sudah tak ada, maka kebanyakan pernikahan akan berakhir dengan perceraian.

Tampaknya, itulah yang selama ini dirasakan oleh beberapa pasangan di Korea Selatan. Meskipun usia mereka tak lagi muda, pria dan wanita yang rata-rata menikah selama 20 tahun lebih itu lebih memilih untuk berpisah.

Kim Nan-young (54) mengungkapkan dirinya terperangkap dalam pernikahan tanpa cinta sebelum memutuskan untuk menggugat cerai. Meskipun telah menikah selama 25 tahun, ibu dua anak itu tetap gigih dengan keinginannya.

"Aku bertahan dengan suami yang arogan selama bertahun-tahun karena aku tak mau bercerai saat anak-anak masih kecil," ujar Kim. "Sekarang aku hanya perlu mengurus diri sendiri, sehingga lebih mudah mencari pekerjaan. Banyak hal yang bisa dilakukan perempuan untuk hidup."


Menurut data biro statistik setempat, 33.140 pasangan yang rata-rata telah menikah lebih dari 20 tahun memutuskan untuk bercerai pada 2014 lalu. Data itu hanya seperempat dari keseluruhan dan meningkat 31 persen dibanding kan satu dekade lalu.

Dilansir dari Reuters, Jumat (13/11), seorang wanita berusia senja yang tak bersedia disebutkan namanya juga mengatakan lebih merasa bebas setelah memilih untuk bercerai. Pasalnya, sebelumnya ia menikah dengan penjudi yang suka melakukan kekerasaan.

"Aku berusia 70 tahunan," ungkap wanita tersebut. "Perceraian setelah waktu (menikah) yang lama itu berarti kamu sudah sangat putus asa. Sekarang anak-anakku mengatakan aku harus menjalani hidup baru."

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!