Celah ini ditemukan pada aplikasi Chrome untuk Android dengan memanfaatkan JavaScript v8.
- Tim WowKeren
- Sabtu, 14 November 2015 - 13:32 WIB
WowKeren - Seorang peneliti bernama Guang Gong mengungkapkan sebuah fakta yang cukup mengejutkan saat menghadiri konferensi PacSec di Tokyo. Dalam konferensi tersebut, dia mengungkapkan tentang penemuan celah keamanan baru di Android.
Menurutnya, celah ini ditemukan pada aplikasi Chrome untuk Android dengan memanfaatkan JavaScript v8 yang tertanam di dalam Chrome. Celah ini memungkinkan pihak tak bertanggung jawab bisa mendapat akses penuh sebuah perangkat Android hanya melalui satu serangan.
Para peretas bisa dengan mudah menginstal apapun yang diinginkan tanpa perlu mengecoh pengguna agar tidak ketahuan. Guang pun mendemonstrasikan temuannya dan membuktikan bahwa tidak perlu adanya interaksi dari pengguna untuk melakukan apapun di Android yang telah diretas.
Biasanya para peretas membutuhkan banyak celah untuk bisa mengambil alih ponsel secara penuh tanpa melakukan interaksi. Namun, dengan adanya celah ini, mereka bisa langsung mengambil kontrol sepenuhnya dari Android milik korban tanpa perlu melakukan interaksi. Mengenai hal ini, kabarnya Google tengah membuat patch untuk mengatasi masalah tersebut.
(wk/)