Dilanda Gempa Dahsyat, Reaktor Nuklir Jepang Tak Alami Kerusakan
Dunia

Kerusakan reaktor nuklir menjadi salah satu hal yang dikhawatirkan di Jepang ketika ada gempa bumi.

WowKeren - Gempa 7 SR yang mengguncang Jepang Sabtu (14/11) pagi menimbulkan terjadinya tsunami setinggi 30 cm. Badan Metereologi mengeluarkan peringatan adanya tsunami namun membatalkannya 90 menit kemudian.

Menurut pihak berwenang, tidak dilaporkan adanya kerusakan parah dalam bencana ini. Pejabat Prefektur Kagoshima, Tetsuro Shinchi pun mengatakan semuanya masih normal.

"Kami tidak mendapatkan laporan adanya korban luka atau kerusakan menyusul adanya gempa bumi dan tsunami," ungkapnya. Dia juga menambahkan jika para warga masih diingatkan untuk tetap waspada.


Gempa tersebut juga dilaporkan tidak merusak reaktor nuklir yang berada di dekat Sendai. Namun demikian, pihak operator nuklir masih terus melakukan pengecekan.

"Tidak ada ketidaknormalan di reaktor nomor satu dan nomor dua setelah terjadinya gempa," ungkap Naoyuki Igawa, juru bicara Kyushu Electric Power Co. "Kami masih melakukan pengecekan tapi kami tidak melihat adanya kerusakan."

Salah satu hal yang dikhawatirkan di Jepang ketika ada gempa bumi adalah efeknya yang dapat menyebabkan kerusakan pada reaktor nuklir. Jika sampai nuklir ini mengalami kebocoran seperti yang terjadi di Chernobyl, wilayah tersebut akan menjadi kota mati yang penuh dengan zat radioaktif.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!