Seorang saksi mengungkapkan para pelaku bersenjata berteriak 'Allahu Akbar' saat menembak.
- Tim WowKeren
- Sabtu, 14 November 2015 - 18:05 WIB
WowKeren - Paris baru saja diserang kelompok tak dikenal dengan bom dan tembakan yang menewaskan 153 orang, Jumat (13/11). Serangan terjadi di beberapa tempat, termasuk di stadion konser Bataclan yang menampung 1.500 penonton.
Seorang saksi sekaligus reporter radio bernama Julien Pearce mengungkapkan dua orang bersenjata dengan AK-47 masuk saat konser band rock asal Amerika akan berakhir. Menurutnya, kedua pelaku itu dengan tenang mulai menembak.
"Dengan tenang, keduanya menembak secara acak," ungkap Julien dilansir dari CNN, Sabtu (14/11). Para pelaku yang diketahui berusia sekitar 25 tahunan memakai pakaian serba hitam tanpa penutup wajah.
Kedua pria bersenjata tersebut berdiri di belakang dan menembaki para penonton yang tiarap di lantai. "Mereka tidak bergerak, hanya berdiri di belakang ruang konser dan menembaki kami. Mereka menganggap kita seperti burung," ujarnya.
Saksi lain berkata pada Radio France bahwa saat pelaku memasuki aula, mereka berteriak "Allahu Akbar" dan mulai menembaki dengan senapan. Namun, Julien mengaku tak mendengar hal itu.
Julien berhasil kabur saat kedua pelaku tengah lengah ketika mengisi peluru senapannya. Sementara itu, saat ini ISIS dipercaya sebagai otak dibalik aksi teror nahas tersebut meskipun belum ditemukan bukti-bukti.
(wk/)