Alex membagikan pengalamannya saat bertemu sopir taksi yang terkena dampak aksi serangan Paris.
- Tim WowKeren
- Senin, 16 November 2015 - 08:31 WIB
WowKeren - Aksi teror di Paris, Perancis, pada 13 November lalu masih menimbulkan luka yang mendalam. Usai Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) disebut sebagai dalang dalam insiden tersebut, salah seorang pemeluk agama Islam kini ikut kena dampaknya.
Hal itu diketahui melalui postingan salah seorang warga New York, Amerika Serikat, di akun Twitternya @alexmalloyy, Sabtu (14/11). Alex mengungkapkan pengalaman menyedihkan yang dialami oleh seorang sopir taksi muslim yang dikendarainya.
"Sopir taksi muslim itu bilang bahwa aku adalah penumpang pertamanya selama 2 jam menunggu gara-gara aksi serangan di Paris," ujar pria 23 tahun itu. "Dia menangis selama perjalanan ke apartemenku dan membuatku menangis juga."
"Dia selalu bilang, 'Allah, Tuhanku tak percaya ini!'" ungkap Alex. "'Orang-orang berpikir aku bagian dari ini dan aku tidak. Tak ada yang mau berkendara denganku karena mereka merasa tak aman. Aku bahkan tak bisa melakukan pekerjaanku.'"
My cab ride home, was the saddest moment I've experienced as apart of the human race. Please, stop generalizing ppl pic.twitter.com/O8PdtJlYCO
— Alex (@alexmalloyy) November 14, 2015
"Tolong hentikan generalisasi untuk sekelompok orang tertentu," seru Alex. "Mereka bukan musuh kita. Mereka teman, tetangga dan sekutu kita. Tolong berhenti bilang muslim sebagai masalah karena itu tak benar, mereka menjadi korban dan merasa takut."
"Mereka adalah saudara kita sebagai manusia, kita semua manusia dibawah kulit ini," lanjut Alex. "Mereka berhak dihargai dan diperhatikan. Mereka butuh perlindungan kita. Tolong berhenti melihat manusia indah itu sebagai musuh, karena mereka tidak."
(wk/)