Laura mengakui jika sampai saat ini dia masih terus berusaha memerangi agar anoreksia yang dideritanya tidak kambuh.
- Tim WowKeren
- Rabu, 18 November 2015 - 15:11 WIB
WowKeren - Laura Payne mengalami anoreksia setelah putus dari kekasihnya ketika berusia 16 tahun. Akibatnya, berat badannya turun drastis hingga mencapai 38 kilogram dalam kurun waktu 3 tahun. Keadaan itu semakin diperburuk dengan kondisi bulemia yang dialaminya saat masuk universitas.
Tapi kini, saat usianya sudah 32 tahun, ibu satu anak ini akhirnya berhasil menaikkan berat badannya hampir dua kali lipat. Bahkan, tubuhnya sekarang terlihat jadi lebih berotot. Semua perubahan pada dirinya ini dimulai saat Laura bertemu dengan suaminya, Jason pada tahun 2008 lalu.
Sejak mengenalnya, Laura jadi rajin datang ke tempat fitnes dan mulai jatuh cinta pada bodybuilding. Meski demikian, Laura masih terus berusaha memerangi gangguan makan yang dideritanya hingga sekarang. Jason pun mengakui sangat sulit mengerti kondisi yang dialami istrinya itu.
"Butuh banyak kesabaran untuk melihatnya seperti sekarang. Ini bisa sangat menyebalkan saat aku harus menyuruhnya makan dan menikmati makanan," ungkap Jason. "Jika aku ingin makan es krim aku akan makan, tapi dia tidak akan bisa dibujuk jika dia telah mencurangi menu dietnya dalam seminggu."

Laura sendiri mengakui jika dirinya dulu terlihat menyedihkan. Tubuhnya yang kurus dan tulangnya yang terlihat menonjol membuatnya seperti seseorang yang sedang sakit. Dia bersyukur kini tubuhnya lebih berisi meskipun itu dengan mengganti satu obsesi dengan obsesi yang lain.
"Aku melihat foto lamaku dan aku terlihat sangat sakit, tulangku terlihat jelas dan aku tak memiliki payudara maupun bokong," ungkap Laura dikutip dari Dailymail. "Ini menyedihkan banyak gadis ingin seperti ini, waktu itu aku hanya ingin menjadi sekurus mungkin."
"Aku tahu bahwa aku hanya mengganti satu obsesi dengan obsesi lain tapi paling tidak bodybuilding menyehatkan. Aku harus mengontrol semuanya, di bodybuilding semua makanan dihitung jadi ini sesuai untukku," lanjutnya. "Aku baik-baik saja sekarang tapi ini masih belum sembuh. Aku terus berpikir mengenai makanan dan mengkhawatirkan bagaimana penampilanku."
Laura kini berkomitmen untuk datang ke gym sedikitnya lima kali seminggu dan mengonsumsi 2 ribu kalori sehari. "Gangguan makan yang kualami selalu ada di alam bawah sadarku, aku hanya harus fokus ke bodybuilding untuk memastikan aku tidak akan kambuh," tutupnya.
(wk/)