Tawanan di Mali Dibebaskan Berkat Bisa Baca Al Quran
Dunia

Setidaknya 20 orang dibebaskan setelah menunjukkan bahwa mereka bisa membaca Al-Quran.

WowKeren - Setidaknya sudah ada tiga orang yang telah tewas dalam penyerangan yang terjadi di hotel Radisson Blu di Bamako, Mali. Suara tembakan dari senjata otomatis terdengar di lantai tujuh hotel tersebut di mana ada sekitar 10 militan dan menyandera 140 tamu dan 30 pegawai.

Dikutip dari Dailymail, saksi mata mengatakan bagaimana para penyerang tersebut membebaskan sekitar 20 sandera setelah mereka menunjukkan bisa membaca Al-Quran kepada para militan. Hingga saat ini belum ada kelompok yang mengklaim melakukan penyerangan terhadap hotel yang sering digunakan oleh pegawai Air France ini meskipun Al-Qaeda merupakan militan yang terakhir menyerang Mali.


Beberapa saksi mata mengatakan jika mereka datang ke hotel menggunakan mobil dengan plat diplomat sebelum mulai menembaki hotel. Dua warga Mali dan seorang warga Perancis telah dibunuh sementara enam pekerja untuk maskapai Turki dan tujuh warga Tiongkok masih menjadi sandera.

Teror mengerikan ini terjadi hanya selang seminggu setelah ISIS menyerang Paris dan menewaskan 129 orang. Ketakutan yang beredar bahwa penyerangan di Bamako mungkin terkait atau terinspirasi serangan Paris, di mana Perancis menjadi target setelah melakukan penyerangan udara melawan ISIS.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!