Agar Pesawat Lebih Kuat di Musim Dingin, Ilmuwan Ingin Adaptasi Bulu Penguin
SerbaSerbi

Para ilmuwan mengungkap jika bulu penguin mempunyai struktur khusus yang membuatnya tahan dingin.

WowKeren - Saat musim dingin, pesawat menjadi lebih rentan mengalami kerusakan. Dikarenakan suhu udara yang sangat rendah, sering terbentuk lapisan es di mesin dan sayap sehingga bisa menyebakan kecelakaan.

Baru-baru ini, peneliti dari University of California Los Angeles (UCLA) mengungkap jika mereka tengah mempelajari rahasia di balik bulu pinguin. Meskipun tidak bisa terbang, penguin bisa dengan bebas keluar masuk lautan yang membeku dan bertahan dalam suhu minus 40 derajat celsius.

Penguin diketahui mempunyai lapisan minyak di bawah bulunya yang dapat menghalau air. Namun, spesies yang tinggal di daerah paling dingin mempunyai cara yang lebih efisien.


Bulu penguin di wilayah dingin mempunyai struktur nano yang sangat rumit. Mereka memiliki pori-pori kecil yang bisa memerangkap udara dan lapisan minyak yang menyebar dari kelenjar dekat ekor keseluruh bulu.

Dengan begitu, bulu penguin menjadi kedap air sehingga lapisan es tidak bisa terbentuk. Kemampuan inilah yang ingin diadaptasi oleh para ilmuwan.

Para ilmuwan berpendapat, teknologi kedap air yang terinspirasi dari penguin ini bisa jadi lebih murah, awet dan ramah lingkungan. Mereka berharap teknologi tersebut dapat diaplikasikan untuk pesawat terbang.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!