Serangan bom bunuh diri terjadi dalam sebuah bus yang mengangkut pengawal presidenan.
- Tim WowKeren
- Rabu, 25 November 2015 - 13:39 WIB
WowKeren - Berbagai serangan bom menyerang negara-negara di dunia. Kali ini bom bunuh diri terjadi di Tunisia.
Selasa (24/11), ledakan bom terjadi di sebuah bus yang mengangkut pengawal kepresidenan. Sesaat setelah ledakan, ambulan segera datang ke lokasi dan memindahkan korban luka.
Polisi juga segera menutup sekitar lokasi kejadian ujntuk mencegah serangan lebih lanjut. Insiden itu mengakibatkan 12 orang tewas dan 16 lainnya luka-luka.
Serangan tersebut membuat Presiden Tunisia, Beji Caid Essebsi membatalkan perjalanannya ke Eropa. Sang presiden juga memberlakukan jam malam hingga Rabu (25/11) dan memasang status darurat hingga 30 hari mendatang.
Hingga saat ini, masih belum diketahui siapa yang bertanggung jawab dalam insiden tersebut. Meski begitu, muncul dugaan jika ISIS berada dibalik serangan ini.
Dalam satu tahun terakhir, ISIS telah melakukan serangan di Tunisia sebanyak dua kali. Diantaranya penembakan yang terjadi di Musium Bardo Maret lalu yang menewaskan 21 orang.
Insiden kedua terjadi pada Juni lalu dan menewaskan 38 orang asing di hotel dekat pantai. Jika benar bom bunuh diri tersebut dilakukan ISIS, maka ini akan mejadi serangan ketiga tahun ini.
(wk/)