Perdana Menteri Turki, Ahmet Davutoglu mengusulkan dibukanya komunikasi militer dengan Rusia.
- Tim WowKeren
- Selasa, 01 Desember 2015 - 18:21 WIB
WowKeren - Situasi antara Rusia dan Turki tampaknya masih cukup panas. Namun, hal ini tidak menutup kemungkinan jika kedua negara akan memilih jalan damai.
Dilansir dari Reuters pada Selasa (1/12), Perdana Menteri Turki, Ahmet Davutoglu mengusulkan agar dibuka komunikasi militer antara kedua negara. Ahmet menyatakan, jika masalah ini lebih baik dibicarakan daripada saling melemparkan tuduhan tidak mendasar.
"Kembali kami serukan kepada Rusia untuk membuka komunikasi militer mencegah insiden serupa terjadi. Biarkan jalur diplomatik tetap dibuka," kata Perdana Menteri Ahmet. "Kita harus duduk bersama dan berbicara, bukannya membuat tuduhan tidak berdasar."
Di sisi lain, Presiden Rusia, Vladimir Putin dan Presiden Turki, Tayyip Erdogan tidak bertemu meski sama-sama menghadiri KTT Perubahan Iklim di Paris, Perancis, Senin (30/11). Padahal, Tayyib Erdogan sendiri memperkirakan jika pertemuan tersebut bisa jadi kesempatan untuk memperbaiki hubungan antara kedua negara.
Kendati demikian, belum ada respon positif dari Rusia. Baru-baru ini, Vladimir Putin bahkan menandatangani dekrit sanksi ekonomi untuk Turki.
(wk/)