Soal Jutaan Ikan Mati di Ancol, Ini Jawaban LIPI
Nasional

Hasil penelitian LIPI ini sejalan dengan keterangan yang diberikan oleh para pegawai yang bekerja di pantai Ancol.

WowKeren - Penyebab matinya jutaan ikan di pantai Ancol sempat menjadi perdebatan dalam beberapa hari terakhir. Mulai dari perubahan iklim hingga ledakan populasi algae diperkirakan menjadi penyebab fenomena ini. Lalu apa penyebab sebenarnya dari fenomena ini?

Menurut Pusat Penelitian Oseanografi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menyebutkan jika penyebab kematian tersebut adalah terjadinya ledakan populasi fitoplankton jenis Coscinodiscus spp. Jumlah dari fitoplankton yang terlalu banyak membuat kadar oksigen terlarut air menurun.

Coscinodiscus spp sebenarnya bukan lah jenis fitoplankton yang berbahaya. Namun karena jumlahnya yang banyak, mereka juga membutuhkan jumlah oksigen banyak sehingga kadar oksigen terlarut menipis.


Dari hasil analisis yang dilakukan terhadap sampel air laut yang diambil di 7 titik sampling, diketahui jika kadar oksigen yang tersedia di air hanya 0,765 ml/L atau 1,094 mg/L. Padahal seharusnya, dalam keadaan normal kadar oksigen terlarut dalam air mencapai 4 mg/L hingga 5 mg/L.

Hasil ini juga sejalan dengan pernyataan para pekerja di pantai Karnaval Ancol dan karyawan PT Jaya Ancol yang mengawasi kondisi perairan. Ketika diwawancarai, mereka mengatakan jika pada Sabtu (28/11) dan Minggu (29/11) terjadi perubahan warna air menjadi lebih gelap dan banyak bintik-bintik hitam.

Mereka juga menyatakan jika kepiting dan ikan mulai mabuk pada Minggu hingga Senin (30/11) pagi. Puncaknya terjadi kematian massal pada siang harinya.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!