Tak Makan Daging Bikin Pria Jadi Tampak Kurang Maskulin
Dunia

Diet tanpa daging berpengaruh terhadap pandangan orang tentang maskulinitas seseorang.

WowKeren - Veganisme merupakan bentuk yang lebih ekstrim dari vegetarian. Dalam jenis diet ini, orang-orang pantang untuk memakan daging, ikan, unggas atau produk sampingan hewan termasuk telur dan produk susu.

Sebagian orang memilih untuk menjadi veganisme karena alasan kesehatan, namun sebagian lain melakukannya untuk alasan etika dan juga lingkungan. Melihat hal ini, seorang psikologis dan peneliti Margaret Thomas dari Universitas Earlham di Indiana berpendapat jika alasan dari orang-orang untuk menjadi vegetarian berpengaruh terhadap persepsi orang kepada mereka.

Dia pun memutuskan untuk melakukan sebuah penelitian untuk membuktikan pendapatnya. Dia meminta kepada beberapa orang relawan untuk membaca tiga buah cerita yang berbeda.


Dalam versi pertama, Jessica dan Jacob digambarkan sebagai seseorang yang melakukan diet vegetarian bervariasai dan memakan segala. Dalam versi kedua, Jessica dan Jacob digambarkan sebagai orang yang vegetarian atau orang yang memakan daging.

Sedangkan pada versi ketiga, diceritakan jika keduanya adalah vegetarian tetapi dengan alasan yang berbeda. Satu karena memang ingin menjadi vegetarian dan satu karena memiliki masalah dengan pencernaan.

Setelah membaca cerita tersebut, para relawan diminta untuk memberikan umpan balik tentang masalah kesehatan, serta maskulinitas dan kefemininan dari tokoh tersebut. Setelah mempelajari hasilnya, Margaret pun mengambil kesimpulan jika pria yang memilih tidak makan daging lebih terlihat tidak maskulin. Artinya, mereka yang tidak makan daging karena suatu penyakit tidak berpengaruh terhadap maskulinitas mereka.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!