Sastrawan Ahmad Tohari menilai, kasus 'Papa Minta Saham' bisa menginspirasi dalam penulisan karya sastra.
- Tim WowKeren
- Senin, 07 Desember 2015 - 08:16 WIB
WowKeren - Kasus "Papa Minta Saham" masih mengalir deras di meja hijau Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD). Hari ini, Senin (7/12) kabarnya Ketua DPR Setya Novanto akan menjalani sidang terkait kasus tersebut.
Setelah mendominasi sebagian besar media di Indonesia, kasus "Papa Minta Saham" mulai banyak dibicarakan masyarakat. Tidak hanya pakar hukum maupun komunikasi politik, sastrawan Ahmad Tohari pun ikut bersuara.
Penulis novel trilogi "Ronggeng Dukuh Paruk" itu menilai kasus minta saham PT Freeport sebagai suatu peristiwa fenomenal. Pria paruh baya tersebut juga menganggap bahwa kegilaan dan ketidaknormalan sudah mulai masuk ke gedung DPR.
"Sebetulnya zaman sekarang fenomenal banget. Kegilaan, ketidaknormalan dibawa masuk ke gedung DPR itu," kata Ahmad Tohari seperti dilansir dari Detik.com. "Sekarang banyak yang korupsi itu fenomena luar biasa."
Ahmad Tohari pun menyebutkan, peristiwa "fenomenal" ini seharusnya bisa menginspirasi anak muda khususnya dalam penulisan karya sastra. "Seperti dulu banyak orang terinspirasi dengan peristiwa kemerdekaan, zaman Belanda. Seharusnya itu menginspirasi anak muda luar biasa."
(wk/)