Pemilihan Wali Kota Surabaya pada Pilkada 2015 tidak mencapai 70 persen jumlah DPT yang ditargetkan KPU setempat.
- Tim WowKeren
- Kamis, 10 Desember 2015 - 10:12 WIB
WowKeren - Di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Rabu (9/12) kemarin, Kota Surabaya juga melakukan pemilihan Wali Kota baru. Berdasarkan hasil hitung cepat atau quick count, kemenangan kembali jatuh kepada Wali Kota sebelumnya, yaitu Tri Rismaharini.
Kendati demikian, jumlah calon pemilih yang datang ke TPS justru rendah. Sebanyak 70 persen pemilih yang ditargetkan KPU Kota Surabaya tidak dapat terpenuhi.
Direktur lembaga survei Surabaya Consulting Group (SCG), Didik menjelaskan beberapa faktor penyebab rendahnya partisipasi masyarakat di Pilkada kali ini. Selain sosialisasi dinilai masih lemah, ia juga menduga sebagian orang ada yang kurang peduli dengan Pilkada.
"Masyarakat Surabaya itu sebagian diantaranya memang ada yang kurang peduli," kata Didik. "Mereka lebih memilih untuk berlibur, daripada harus datang ke TPS."
Akibatnya, hanya sekitar 53 persen dari keseluruhan jumlah pemilih yang datang untuk mencoblos. Sisanya sekitar 46 persen daftar pemilih tetap (DPT) tidak hadir ke TPS.
(wk/)