Semasa hidup Suhardiman disebut sebagai dukun politik karena intuisinya yang sangat kuat dalam memprediksi peristiwa politik.
- Tim WowKeren
- Senin, 14 Desember 2015 - 13:51 WIB
WowKeren - Kabar duka datang dari dunia politik Indonesia. Pasalnya, pendiri dari Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI), Suhardiman telah menghembuskan napas terakhir pada Minggu (13/12) pukul 21.15.
Tak hanya keluarga dan kerabat yang hadir melayat, orang nomor satu di Indoneia, Presiden Joko Widodo pun menyempatkan hadir ke rumah duka. Sekitar pukul 11.50 WIB Presiden yang akrab disapa Jokowi itu tiba dan langsung menyalatkan jenazah.
Seusai menyalatkan, presiden tak langsung pulang melainkan menyempatkan diri untuk berbincang sejenak dengan kerabat dan keluarga almarhum. Dalam kesempatan hari ini, tampak Jokowi hadir didampingi oleh Kepala Kantor Staf Kepresidenan, Teten Masduki.
Sudirman sendiri semasa hidupnya sempat disebut sebagai dukun politik karena intuisinya yang sangat kuat dalam memprediksi peristiwa politik, khususnya dalam konteks suksesi kepemimpinan. Sedangkan SOKSI, awalnya didirikan pria kelahiran 16 Desember 1924 ini untuk membendung penyebaran paham komunisme oleh PKI sebelum akhirnya menjadi salah satu organisasi masyarakat yang melahirkan Partai Golkar.
(wk/)