Usai Bos Facebook, Giliran CEO Google Juga Bela Umat Islam
SerbaSerbi

CEO Google ikut mengecam Donald Trump dengan menuliskan pernyataan yang membela kaum Islam.

WowKeren - Beberapa waktu lalu, Donald trump membuat kontroversi dengan pernyataannya yang melarang muslim untuk masuk Amerika Serikat. Akibat ucapannya tersebut, kandidat bakal calon Presiden ini mendapat kecaman dari banyak pihak.

Bahkan pimpinan Facebook, Mark Zuckerberg juga sempat membuat postingan membela muslim dengan menyebut jika "umat Islam selalu disambut". Kini giliran CEO Google, Sundar Pichai yang mengeluarkan pembelaannya.

Pichai membuat postingan di blog miliknya yang menyebutkan bahwa apa yang diucapkan Trump itu sangat mengecewakan. Pernyataan itu juga dianggap tidak sesuai dengan nilai-nilai yang dianut Amerika Serikat.


"Pikiran terbuka, toleransi dan penerimaan terhadap orang baru adalah salah satu kekuatan terbesar dan karakteristik yang paling menentukan negara ini," tulis Pichai. "Amerika, merupakan negara imigran."

Tulisan Pichai itu mengacu pada dirinya sendiri yang seorang imigran. Ia datang dari India ke Amerika sekitar 22 tahun silam dan sukses menjadi CEO Google pada Agustus lalu.

CEO Google ini mengakhiri postingannya dengan dukungan untuk kaum Islam. "Jangan biarkan rasa takut mengalahkan nilai-nilai kita. Kita harus mendukung komunitas Muslim dan minoritas lainnya di Amerika Serikat dan di seluruh dunia," tulisnya.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!