Presiden Joko Widodo meminta MKD memutuskan dengan melihat fakta dan mendengarkan suara rakyat.
- Tim WowKeren
- Selasa, 15 Desember 2015 - 13:41 WIB
WowKeren - Kasus "papa minta saham" tengah bergulir di Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI. Kasus ini tidak hanya melibatkan sejumlah pejabat penting, namun juga mencatut nama Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla.
Baru-baru ini, Presiden Jokowi mengungkap jika ia selalu memantau perkembangan kasus tersebut. Ia menyarankan untuk para anggota legislatif yang duduk sebagai anggota MKD agar menangani kasus ini dengan baik.
Jokowi juga berharap anggota MKD bisa mengambil keputusan sesuai fakta yang ada. Tidak hanya itu, ia juga ingin pemerintah bisa lebih mendengarkan suara rakyat.
"Selalu saya ikuti. Saya ingin agar MKD melihat fakta-fakta yang ada, lihat fakta-faktanya," ujar Presiden di Istana Negara, Jakarta, Selasa (15/12). "Yang kedua, dengarkan suara publik, dengarkan suara masyarakat, dengarkan suara rakyat. Cukup."
Sementara itu, salah satu anggota MKD, Junimart mengungkap jika Setya Novanto tidak mungkin kembali dikenakan sanksi ringan. Pasalnya, sanksi kepada Ketua DRP RI ini telah bersifat akumulasi.
Berdasarkan rapat internal yang digelar anggota MKD, keputusan untuk perkara ini akan diambil pada Rabu (16/12). Pihak MKD juga telah memutuskan tidak memanggil pengusaha M. Riza Chalid.
(wk/)