Wakil PM Israel Mundur Setelah Dituding Lakukan Pelecehan Seksual
Dunia

Jaksa Agung Israel telah memerintahkan polisi untuk menyelidiki kasus ini.

WowKeren - Wakil Perdana Menteri Israel, Silvan Shalom mengundurkan diri pada hari Minggu (20/12). Pengunduran diri ini terjadi menyusul munculnya tuduhan bahwa dirinya telah melakukan pelecehan seksual terhadap sejumlah perempuan selama masa jabatannya.

Keputusan pengunduran diri Silvan yang juga menjabat sebagai Menteri Dalam Negeri ini diperkirakan tidak akan berpengaruh terhadap pemerintahan Netanyahu. "Aku memutuskan untuk mengundurkan diri sebagai Wakil Perdana Menteri dan anggota Knesset (parlemen Israel)," ungkap Silvan dalam sebuah pernyataan.


Menurut media Israel, tuduhan itu sendiri muncul setelah beberapa wanita melaporkan bahwa mereka dilecehkan oleh Silvan. Jaksa Agung Israel pun telah memerintahkan polisi untuk menyelidiki kasus ini.

Silvan bukan orang pertama dalam lingkungan pejabat tinggi Israel yang terpaksa mundur akibat skandal yang terkait dugaan pelecehan seksual. Sebelumnya, mantan Presiden Israel, Moshe Katsav mundur dari jabatannya tahun 2007 dan dihukum 7 tahun penjara setelah terbukti melakukan dua kali pemerkosaan terhadap asistennya saat menjabat sebagai menteri kabinet di akhir 1990-an.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait