Rayakan Maulid Nabi, Gunungan di Keraton Jogja dan Solo Jadi Rebutan
Nasional

Tradisi Grebek Maulid Nabi ini digelar sebagai ungkapan kebahagiaan atas lahirnya Nabi Muhammad SAW.

WowKeren - Keraton di Yogyakarta dan Solo turut merayakan Maulid Nabi dengan menyuguhkan berbagai gunungan, Kamis (24/12). Adat yang biasa disebut Tradisi Grebek Maulid Nabi ini dihadiri oleh ribuan warga yang berdesakan untuk ikut meramaikan.

Udara panas tak menghalangi niat Mujiyem (50) untuk berebut makanan di gunungan yang dianggap bisa membawa berkah. "Saya dapat dua pisang sama potongan bambu, kacang panjang, untuk dibawa pulang disimpan supaya berkah," ujarnya di halaman Masjid Besar Kauman Yogyakarta.

Para warga yang hadir ini juga tak ragu untuk saling berhimpitan serta memunguti makanan yang jatuh dari gunungan tersebut. Tak hanya di Jogja, nuansa yang sama juga terlihat di Keraton Kasunanan Surakarta hingga Masjid Agung di Solo.


Tahun ini, Keraton Surakarta menggelar lebih banyak gunungan dari tahun sebelumnya karena dinilai lebih spesial. Jika tahun lalu gunungan berjumlah empat buah atau dua pasang, kali ini jumlah gunungan menjadi enam buah atau tiga pasang.

"Gunungan ini hasil swadaya kerabat Keraton murni karena pada tahun ini tergolong spesial," ujar Satrio selaku kerabat Keraton Surakarta dilansir dari Okezone. "Sebab, perayaan Maulid Nabi Muhammad bersamaan dengan perayaan Natal. Sehingga kerabat yang kebetulan beragama Nasrani ingin merayakan juga."

Perayaan tahunan itu digelar sebagai ungkapan kebahagiaan dari keluarga Keraton atas kelahiran Nabi Muhammad SAW. "Gunungan ini sebagai ungkapan kebahagiaan pihak Keraton. Semoga diharapkan mendatangkan berkah bagi seluruh warga," ungkapnya.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait