Meski demikian, Ketua Umum MUI Din Syamsuddin tetap meminta agar persoalan ini diselesaikan secara hukum.
- Tim WowKeren
- Selasa, 29 Desember 2015 - 14:53 WIB
WowKeren - Beredarnya terompet yang terbuat dari sampul Al Quran membuat gempar warga di beberapa daerah di Jawa Tengah. Menanggapi hal ini, produsen terompet CV Ashfri pun meminta maaf atas kecerobohannya.
"Kami minta maaf kepada seluruh masyarakat," tutur Al Ashfriana, pemilik CV Ashfri. "Kami akui ceroboh dalam pengawasan di bagian produksi. Kami siap bertanggung jawab."
Tak hanya produsen, pihak Alfamart, selaku penjual pun menyampaikan permintaan maaf. Mereka berjanji akan menarik seluruh terompet tersebut.
"Kami tak menduga terompet yang kami pesan seperti itu," ungkap General Manager Corporate Communication PT Sumber Alfaria Trijaya, Nur Rahman. "Kami hanya pesan terompet dengan harga terjangkau yang bisa berbunyi."
Meski telah meminta maaf, Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Din Syamsuddin tetap meminta agar persoalan ini diselesaikan secara hukum. Menurutnya hal ini merupakan penistaan agama yang tak bisa dianggap remeh.
Dia pun meyakini jika pembuat dan penjual terompet sesungguhnya tahu perbuatan mereka ini melanggar hukum dan menyinggung perasaan umat Islam. Namun demikian, Din Syamsuddin meminta kepada umat Islam untuk bisa menahan diri dan tidak berlebihan menghadapi kasus ini.
(wk/)