Tazwin Hanif, diplomat yang tewas dalam kebakaran di KBRI Roma mendapatkan kenaikkan jabatan.
- Tim WowKeren
- Senin, 04 Januari 2016 - 20:11 WIB
WowKeren - Beberapa waktu lalu, kantor KBRI di Roma mengalami kebakaran hebat. Akibat insiden itu, seorang diplomat senior bernama Tazwin Hanif mengalami luka parah.
Setelah sempat dirawat dan koma selama dua minggu, Tazwin tak bisa bertahan hingga meninggal dunia. Pada Senin (4/1) pukul 13:30 WIB, jenazahnya tiba di Indonesia dan diterima Kementerian Luar Negeri di Gedung Pancasila.
Banyak pelayat datang untuk memberikan doa bagi Tazwin. Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi, tak ketinggalan memberikan ucapan bela sungkawanya.
"Kita sangat kehilangan almarhum Tazwin," ujat Menlu Retno. "Rasa kehilangan itu muncul karena Tazwin adalah rekan diplomat yang baik."
Selama hidupnya, Tazwin dikenal sangat ahli dalam menangani isu-isu perubahan iklim. Sebelum menjabat sebagai Minister Counsellor di KBRI Roma, Tazwin pernah ditempatkan di Den Haag dan Berlin.
Mengingat kerja kerasnya selama ini, Menlu merasa perlu memberikan penghargaan. "Sebagai apresiasi jasa dan pengabdian, maka Kemlu telah meningkatkan dari jabatan almarhum dalam karirnya dari Minister Counsellor menjadi Minister (satu tingkat di bawah Duta Besar)," ujar Retno.
(wk/)