Indonesia siap membantu mendamaikan dan menjadi mediator antara Arab Saudi dan Iran.
- Tim WowKeren
- Selasa, 05 Januari 2016 - 17:21 WIB
WowKeren - Baru-baru ini, Arab Saudi mengeksekusi ulama Syiah Sheikh Nimr al Nimr bersama tiga warga Syiah dan 43 anggota al-Qaidah. Keputusan itu membuat banyak warga Iran marah. Bahkan, sejumlah demonstran sempat merusak Kedutaan Besar Arab di Iran.
Arab Saudi sangat mengecam tindakan para demonstran yang merusak kantor Kedutaan tersebut. Mereka akhirnya memutuskan hubungan diplomatiknya dengan Iran.
Menanggapi konflik yang terjadi antara Arab dan Iran tersebut, Indonesia mengaku siap menjadi mediator. Hal itu diungkap oleh Menlu RI, Retno LP Marsudi, saat menghubungi Menlu Arab Saudi, Adel bin Ahmed Al-Jubeir dan Menlu Iran, Mohammad Javad Zarif.
Retno mengungkapkan keprihatinannya terhadap memburuknya hubungan kedua negara tersebut. Ia juga menekankan pentingnya perdamaian.
Sementara itu, Jokowi juga sempat menyatakan keinginannya untuk membantu mendamaikan kedua negara tersebut. Bahkan, sang presiden tengah berusaha untuk menjalin komunikasi dengan pemimpin Arab dan Iran.
(wk/)