Akibat abu vulkanik, warga yang tinggal di sekitar Gunung Bromo mulai kesulitan air bersih.
- Tim WowKeren
- Rabu, 06 Januari 2016 - 13:23 WIB
WowKeren - Aktivitas Gunung Bromo semakin meningkat beberapa hari belakangan ini. Bahkan, Bandara Abdulrachman Saleh, Malang ditutup sejak Selasa (5/1), akibat abu vulkanik dan asap membahayakan aktivitas penerbangan.
Tidak hanya itu, erupsi Bromo rupanya juga membawa dampak bagi warga yang tinggal di sekitar gunung yang terletak di Jawa Timur itu. Warga suku Tengger yang tinggal di lereng Gunung Bromo mulai kesulitan mendapatkan air bersih.
Hal tersebut disebabkan oleh sejumlah mata air mulai tertimbun oleh abu vulkanik. Sehingga air menjadi tercermar dan berbau tidak sedap sehingga tidak layak dikonsumsi.
Sekitar 1500 warga di desa Ngadirejo, Probolinggo hanya bisa mengambil air dari tandon yang ada. Mereka juga harus menghemat persediaan air bersih. Warga berharap pemerintah bisa memberikan bantuan.
Sementara itu, kondisi Bromo saat ini sudah dinaikkan menjadi status siaga. Meski begitu, masih banyak wisatawan yang datang untuk menikmati keindahan erupsi gunung tersebut.
(wk/)