Presiden Barack Obama menangis saat menyampaikan pidato tentang kekerasan senjata api.
- Tim WowKeren
- Rabu, 06 Januari 2016 - 15:05 WIB
WowKeren - Amerika Serikat merupakan salah satu negara yang mengizinkan warganya untuk memiliki senjata api. Namun beberapa waktu lalu, kebijakan ini menuai masalah.
Pasalnya, terjadi sejumlah aksi kekerasan dengan senjata api yang menewaskan puluhan orang di Amerika Serikat. Selasa (5/1), Presiden Barack Obama memberikan pidato tentang kepemilikan senjata api tersebut.
Namun, dalam kesempatan itu terjadi hal yang tidak biasa. Sang Presiden terlihat menitikkan air mata saat mengingat insiden penembakan di Sandy Hook Elementary di Connecticut pada 2012 silam.
"Setiap saat saya memikirkan anak itu, saya merasa marah," ujar Obama sambil menghapus air matanya. "Dan ternyata hal ini terjadi di jalanan Chicago setiap hari."
Sementara itu, pemerintah Amerika Serikat tampaknya telah mengambil keputusan untuk memperketat aturan kepemilikkan senjata. Setiap pembelian senjata harus diperiksa latar belakangnya.
Tidak hanya itu, penjual pun juga harus memiliki lisensi resmi. Langkah itu perlu dilakukan untuk mencegah tragedi yang sama terulang kembali.
(wk/)