Kepolisian mengungkap, ditemukan adanya zat berbahaya yang mengakibatkan Mirna meninggal.
- Tim WowKeren
- Senin, 11 Januari 2016 - 08:11 WIB
WowKeren - Beberapa waktu lalu, publik dibuat heboh dengan kasus seorang wanita yang tewas usai meminum secangkir kopi di kafe Olivier yang terletak di mal Grand Indonesia. Wanita yang diketahui bernama Mirna itu kejang-kejang setelah minum satu sedotan kopi es Vietnam. Meski sempat dilarikan ke rumah sakit, nyawanya tidak tertolong.
Setelah sempat menolak, akhirnya Sabtu (9/1), keluarga setuju jenazah Mirna diotopsi. Hal itu diungkap oleh Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Krishna Murti di Mapolda Metro Jaya, pada Minggu (10/1).
Krishna mengaku senang akhirnya bisa meyakinkan pihak keluarga untuk melakukan otopsi. "Otopsi berlangsung hingga dinihari, rasanya plong saya," ujarnya.
Dari hasil otopsi, tim dokter mendapatkan fakta jika terjadi pendarahan di lambung Mirna. Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polri, Komisaris Besar Musyafak mengungkap jika ditemukan sejumlah zat yang berbahaya.
"Perdarahan ini dapat dikarenakan adanya zat yang bersifat korosif (sianida)," ujar Musyafak. Polisi menduga adanya zat sianida itulah yang menyebabkan kematian Mirna.
(wk/)