Meski tak mencekal pembuatan film 'Untuk Angeline', Kak Seto memberikan himbuan kepada tim produksi.
- Tim WowKeren
- Rabu, 13 Januari 2016 - 12:35 WIB
WowKeren - Pro kontra pembuatan film "Untuk Angeline" ternyata juga menarik perhatian dari Seto Mulyadi, Ketua Dewan Konsultatif Nasional Komnas Perlindungan Anak. Film yang diangkat dari kisah nyata pembunuhan bocah Angeline itu rupanya tidak mendapat sambutan positif dari pria yang akrab disapa Kak Seto tersebut.
Menurut Kak Seto, tim produksi film "Untuk Angeline" seharusnya menunggu proses hukum kasus Angeline selesai. Ia pun berharap agar film garapan sutradara Djito Banyu ini dapat menjadi salah satu bentuk kampanye perlindungan anak.
"Bukan mengecam. Saya hanya memohon tunggu sampai kasus ini selesai," kata Kak Seto dilansir Kapanlagi pada Rabu (13/1). "Mohon diarahkan pada kampanye perlindungan anak. Jadikan momentum bahwa dengan hadirnya film itu perlindungan anak meningkat."
Kak Seto juga meminta kepada rumah produksi untuk tidak terlalu cepat menggarap film "Untuk Angeline". Hingga saat ini, Kak Seto mengaku masih belum berkomunikasi dengan pihak terkait.
"Kalau bisa filmnya realistis, sesuai fakta-fakta sampai terungkap kebenaran. Jadi jangan buru-buru, terkesan hanya menonjolkan akses komersial saja," lanjut Kak Seto. "Saya hanya berharap agar film ini bisa diarahkan ke gerakan perlindungan anak."
Sementara itu, film "Untuk Angeline" akan dibintangi oleh artis cilik Meylani Fahira, Kinaryosih, Teuku Rifnu Wikana, Naomi Ivo dan Dewi Hughes. Rencananya, film tersebut akan dirilis pada April mendatang.
(wk/)