Perdana Menteri Turki menyebutkan jika ISIS berada di balik serangan bom bunuh diri di Istanbul.
- Tim WowKeren
- Rabu, 13 Januari 2016 - 13:12 WIB
WowKeren - Selasa (12/1) serangan bom bunuh diri terjadi di kawasan wisata Hagia Sofia, Istanbul, Turki. Akibat Insiden itu sebanyak 10 orang dilaporkan tewas, sementara 15 lainnya mengalami luka-luka.
Perdana Menteri (PM) Turki, Ahmet Davutoglu baru-baru ini membuat pernyataan terkait serangan tersebut. Ia memastikan jika pelaku bom bunuh diri adalah anggota dari kelompok ISIS.
Davutoglu mengungkap jika pelaku baru-baru ini diduga masuk ke wilayah Turki melalui perbatasan dengan Suriah. Namun, namanya tidak ada dalam daftar terduga militan.
"Kami memastikan jika pelaku serangan tersebut adalah warga asing yang merupakan anggota Daesh (sebutan untuk ISIS)," ujar Ahmet. Sebelumnya, Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan juga sempat membuat pernyataan yang sama jika ISIS berada di balik serangan tersebut.
Kantor berita Dongan sebelumnya sempat menyebutkan jika pelaku diduga adalah seorang pria berusia 28 tahun bernama Nabil Fadli keturunan Arab Saudi. Meski begitu belum ada pernyataan resmi dari pemerintah terkait identitas pelaku.
Sementara itu, korban tewas dalam insiden tersebut sebagian besar adalah warga negara Jerman. Sedangkan korban luka, kebanyakan adalah turis Norwegia dan Jerman.
(wk/)