Dituding Mengetahui Rencana Bom di Sarinah, Ini Tanggapan Kedubes AS
Nasional

Tak ingin rumor semakin merebak, pihak kedutaan pun memberikan penjelasan terkait pengiriman surat elektronik tersebut.

WowKeren - Belum lama ini para netter sempat dihebohkan dengan surat elektronik yang disebut-sebut telah dikeluarkan oleh pihak Kedutaan Besar Amerika Serikat di Indonesia. Kabarnya, pihak kedutaan sudah mengetahui lebih dulu rencana ledakan bom di kawasan Sarinah yang terjadi pada Kamis (14/1) lalu.

Surat pemberitahuan darurat yang ditujukan kepada warga Amerika itu menyebutkan bahwa mereka harus berhati-hati dan menghindari kawasan sekitar Hotel Sari Pan Pacific dan Plaza Sarinah di Jalan Sudirman Thamrin. Namun dalam keterangan waktu disebutkan bahwa pesan dikirimkan pada pukul 7.51 pagi (GMT+8). Tak heran, para netter pun bertanya-tanya lantaran ledakan pertama terjadi sekitar pukul 10 pagi. Sebagian netter bahkan menuding jika pihak kedutaan telah mengetahui rencana ledakan tersebut.

Tak ingin rumor semakin berhembus, pihak Kedutaan Besar Amerika Serikat pun segera mengklarifikasi kabar tersebut. Melalui situs resminya, pihak Kedutaan mengaku telah mengeluarkan dua pemberitahuan darurat untuk warga negara Amerika yang tinggal di Indonesia. Pemberitahuan tersebut dikirim dengan menggunakan time stamp Greenwich Mean Time (GMT) +7.


Dalam klarifikasinya, pihak kedutaan juga menjelaskan bahwa email tersebut dikirim pada pukul 11:44 WIB dan 12:36 WIB kepada warga negara Amerika yang terdaftar dalam jaringan tanggap darurat. Informasi yang terdapat dalam sejumlah email itu juga telah diunggah ke situs web resmi Kedubes AS pada 12:16 WIB dan 13:04 WIB.

Selain mengklarifikasi soal waktu, pihak kedutaan juga menyampaikan belasungkawa kepada para keluarga korban ledakan bom yang terjadi di kawasan Sarinah. Tak lupa mereka pun bersedia membantu Indonesia jika dibutuhkan.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!