Disarankan Pakar, Polda Metro Jaya Ganti Istilah 'Bom Sarinah' Jadi 'Bom Thamrin'
Nasional

Pakar komunikasi, Aqua Dwipayana menilai penggunaan istilah 'Bom Sarinah' tidak tepat.

WowKeren - Pasca tragedi bom di kawasan Sarinah, Thamrin, Jakarta Pusat pada Kamis (14/1) lalu, Polda Metro Jaya pun merespon dengan membentuk media center sebagai pusat informasi bagi masyarakat. Di ruang media center, Polda Metro Jaya membuat spanduk bertuliskan "Media Center Kasus Bom Sarinah" seraya menyertakan sejumlah nomor yang dapat dihubungi.

Akan tetapi, tulisan dalam spanduk tersebut dinilai oleh pakar komunikasi sebagai sesuatu yang kurang tepat. Alasan utamanya adalah karena bom tidak meledak di Sarinah melainkan di Thamrin.

Menanggapi masukan dari pakar komunikasi, Aqua Dwipayana, pihak Polda Metro Jaya pun mengganti tulisan dalam spanduk. Mereka mengubah istilah "Bom Sarinah" menjadi "Bom Thamrin".


"Setelah melihat foto spanduk tersebut di berbagai media, saya menilai istilah 'Bom Sarinah' tidak tepat karena kejadiannya bukan di sana," kata Aqua. "Tanggapannya sangat positif. Beberapa jam kemudian spanduknya sudah diganti dengan tulisan 'Bom Thamrin'."

Menurut Aqua Dwipayana, peristiwa tersebut sudah berdampak pada dunia usaha sehingga penggunaan istilah sangat diperhatikannya. Terlebih lagi, kejadian sebenarnya bukan di Gedung Sarinah melainkan di Pos Polisi Thamrin dan Gedung Menara Cakrawala.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!