Kantor Camat Buleleng Bali Dikirimi Surat Berisi Ancaman Bom
SerbaSerbi

Surat tersebut diberikan langsung kepada salah seorang sopir Camat Buleleng pada Senin pagi (18/1).

WowKeren - Masyarakat Indonesia dikejutkan dengan serangan Bom Thamrin pada beberapa waktu yang lalu. Kini, yang terbaru, kantor Camat Buleleng juga mendapatkan ancaman akan dibom oleh jaringan kelompok teroris yang disampaikan lewat surat beramplop putih.

Surat tersebut diberikan langsung kepada salah seorang sopir Camat Buleleng. Diterima pukul 08.30 WITA, Senin (18/1) di Singaraja, surat ancaman itu diberikan oleh seorang pengendara motor Supra 125 dengan mengenakan helm tertutup serta penutup wajah.

"Saat berikan surat itu, langsung diberikan begitu saja dan pergi. Saya tanya untuk siapa, orang itu langsung pergi," kata Ida Bagus Wisma Artha, sopir Camat Buleleng. Artha sendiri sudah menaruh curiga saat dihampiri oleh si pembawa surat.

Apalagi si pembawa surat sebelumnya sempat mondar-mandir di depan gerbang kantor. Selain itu, surat tersebut tidak dituliskan akan ditujukan pada siapa sehingga ia pun memberanikan diri membuka isi surat itu. "Awalnya saya tidak baca isi surat itu," ujarnya.


"Setelah saya lihat dan surat itu tidak lengkap, yang bawa surat malah kabur. Saya ingat DK motornya itu ada AG, plat motor wilayah lain. Pakai jaket hitam, hanya itu yang saya ingat," imbuhnya. "Saya langsung dapat informasi bahwa surat itu berisi pengancaman akan ada bom."

"Saya belum laporkan ke polisi, tapi tadi sudah ada anggota polisi ngecek ke sini dan pak Waka Polsek juga sudah ikut ngecek," sahutnya. Dalam surat ancaman itu tertulis kalau mereka mengaku sebagai anggota kelompok teror Bom Thamrin dan telah berada di Bali.

Saat ini, tepatnya berada di wilayah Denpasar dan Singaraja. Di surat tersebut, mereka menyatakan siap meledakkan kota Singaraja dan kota-kota lainnya di Bali.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait