Ajukan Grasi ke Presiden, Antasari Azhar: Hina di Mata Publik, Mulia di Mata Tuhan
Nasional

Berusaha pulihkan nama baiknya dari dalam penjara, mantan Ketua KPK Antasari Azhar tak peduli meski dinilai hina oleh publik.

WowKeren - Sebagian orang tampaknya sudah melupakan nama Antasari Azhar, mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2007-2009 silam. Pasalnya, Antasari telah lama mendekam di balik jeruji besi terkait kasus pembunuhan terhadap Nazarudin Zulkarnaen.

Beberapa waktu belakangan ini, nama Antasari kembali terdengar. Ia masih memperjuangkan haknya sebagai warga negara dan terus berupaya membersihkan namanya dari kejahatan yang diakui tidak pernah ia lakukan.

Demi kebebasannya di kemudian hari, ayah dua anak itu pun mengajukan grasi kepada Presiden Joko Widodo. Bahkan meskipun ia sudah dianggap buruk di mata publik, Antasari merasa ia mulia di hadapan Tuhan.

"Saya melawan, dengan instrumen hukum. Saya praperadilan, banding, kasasi, PK, hingga sekarang saya ajukan grasi," tuturnya dalam sebuah wawancara seperti dilansir dari Kompas.com. "Ya sudahlah, sekali pun di mata publik dengan masuk penjara ini saya terhina. Tapi saya yakin, di mata Allah, saya mulia."


Antasari menyebut, kasus pembunuhan Nazarudin adalah sebuah skenario untuk menjatuhkan dirinya. Hal tersebut pernah disampaikan seorang rekannya di intelijen yang kala itu tidak terlalu dihiraukannya.

"Kondisi saya yang sedang meniti karir langsung dianjlokkan di bawah sekali. Keikhlasan lah yang buat saya kuat," katanya lagi. "Kalau saya dendam, marah, sakit saya. Semua saya anggap emas."

Sementara itu, pria berusia 62 tahun tersebut kini telah menjalani masa hukuman 7 tahun dari vonis 18 tahun penjara. Saat ini, dirinya tengah dalam proses asimilasi menjelang pembebasan bersyarat pada November 2016 nanti.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait