Menyindir sikap warga saat terjadi Bom Thamrin, Kombes Krishna Murti curhat di akun Facebook-nya.
- Tim WowKeren
- Selasa, 19 Januari 2016 - 10:21 WIB
WowKeren - Peristiwa bom Thamrin pada Kamis (14/1) masih menyisakan banyak cerita. Sebut saja publik yang dihebohkan dengan adanya polisi ganteng maupun tukang sate yang tak takut bom masih tetap ramai dibicarakan. Ternyata itu juga disorot oleh Kombes Polisi Krishna Murti.
Menanggapi kehebohan publik soal "trend" tersebut, Kombes Krishna Murti menulis di akun Facebook-nya. Dia merasa heran dengan sikap masyarakat Indonesia saat terjadi peristiwa bom Thamrin.
"Ada bom, malah nonton. Ada serangan teror, malah dibuat meme dan hash tag lucu-lucuan," tulis Krishna Murti pada Minggu (17/1). Selain merasa heran, ia juga sempat menyindir sikap warga yang malah sibuk mengomentari penampilan polisi.
"Polisi ke TKP cepet, dibilang sinetron dan settingan. Polisi lambat, dibully habis-habisan. Polisi datang, malah model baju, tas dan sepatu yang dibicarakan," imbuhnya. Khrisna Murti tak lupa juga mengungkit popularitas si polisi ganteng yang merupakan anak buahnya dengan gaya jenaka.
"Lebih daripada itu, anak buah saya yang ganteng malah jadi ngetop, digilai banyak wanita. Sekarang istrinya tiap hari telpon terus nanya suaminya dimana #takut_diambil_orang," tulisnya yang juga menyertakan hashtag seakan menyaingi #KamiNaksir. Alhasil postingan itu mengundang berbagai komentar netter.
"Komandan sama anak buahnya sama-sama guanteng kok. Ngga usah di ambil pusing sama orang-orang yang sirik, ttp semangat memberantas teroris & kejahatan ya Pak KM," tulis seorang netter dengan akun Wenniie Kaligis Tamuntuan. "Iya betul sekali cuman di Indonesia ada bom masyarakatnya tidak takut malah di tonton hahaha. Saya tinggal di Amerika belum pernah lihat rakyat Amerika menonton Terrorist di jalanan Wah Indonesia sangat rakyatnya pemberani Merdeka atau Mati hidup Indonesia!" imbuh akun Desi Yo.
(wk/)