Beredar Isu 'Settingan' Bom Thamrin, Kombes Krishna Murti Beri Penjelasan
Nasional

Krishna Murti memberi klarifikasi terkait tudingan settingan dan rekayasa pada peristiwa ledakan bom dan baku tembak di Thamrin.

WowKeren - Insiden ledakan bom dan penembakan di Starbucks Jln. MH Thamrin, Jakarta Pusat pada 14 Januari pekan lalu ternyata masih menuai sejumlah kontroversi. Beredar berbagai pembicaraan maupun isu di media sosial terkait adanya kejanggalan dalam penanganan teroris.

Salah satunya adalah kepolisian yang dengan cepat tiba di lokasi dan adegan baku tembak polisi dengan pelaku teror. Beragam tudingan rekayasa hingga settingan pun muncul. Tudingan tersebut menyoroti kecepatan aparat tiba di lokasi hanya dalam waktu 10 menit.

Menanggapi hal ini, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Krishna Murti pun memberikan penjelasan. Melalui akun Facebook pribadinya, Kombes Krishna mengklarifikasi segala tudingan dengan memposting ulang penjelasan dari akun bernama Nita Triyana.


"Bagi yang menuduh settingan, analis kacangan, seperti pak NP (NP disebut-sebut adalah Ketua Presidium Indonesia Police Watch, Neta S Pane). Semoga dosa anda diampuni Allah SWT," tulis Krishna Murti di akunnya. "Pak NP, saya tidak perlu menjelaskan kenapa kami cepat ke TKP. Cukup FB Bu Nita Triyana yang bercerita."

Melihat klarifikasi dari Krishna Murti tersebut, publik memberikan komentar dan tanggapan mereka. Netter menilai wajar polisi datang dalam waktu singkat mengingat kawasan tersebut dekat dengan Istana Negara yang selalu dalam penjagaan aparat.

"Polisi lambat ke TKP dicaci, Polisi cepat dtg ke TKP dicurigai, mau nya apa sih???? Polisi itu selalu dimaki tapi sekaligus dicari," kata netter. "Wajar lah daerah thamrin itu ring 1 istana.. kalo di bantar gebang kejadiannya baru tiba2 banyak polisi di tkp.. itu baru aneh," ujar yang lain.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!