Bermuatan Radikal, Kemendikbud Akui Tidak Bisa Tarik Buku TK
Nasional

GP Ansor temukan buku Taman Kanak-Kanak bermuatan ajaran radikal, Kemendikbud mulai gerakkan tim.

WowKeren - Beberapa waktu lalu, Kemendikbud menerima laporan dari GP Ansor terkait ditemukannya buku pelajaran untuk siswa Taman Kanak-Kanak (TK) yang bermuatan radikal. Temuan tersebut didasarkan pada sejumlah kata yang mengandung ajaran radikalisme.

Sekjen DPP GP Ansor, Abdul Rohman mencontohkan sejumlah kata yang mengandung unsur-unsur radikal. Kata-kata seperti "Sahid di medan jihad", " Selesai raih bantai kiyai", "Bom", "Munafik" dan lain sebagainya terdapat dalam buku "Anak Islam Suka Membaca".

Sementara itu, Mendikbud, Anies Baswedan mengaku tidak dapat melakukan penarikan terhadap buku-buku tersebut. Anies mengatakan hanya bisa melarang lantaran buku paket pelajaran TK itu tidak dikeluarkan oleh pemerintah.


"Kami tidak bisa menarik dan yang akan kami lakukan adalah melakukan pelarangan," ujar Anies Baswedan di Kompleks Istana Kepresidenan. "Kami akan mencari dasar-dasarnya dan jika memang terbukti, kami akan larang."

Mendikbud sendiri telah mengirim timnya untuk melakukan penelusuran di TK tempat buku itu beredar. Namun hingga berita ini diturunkan, pihaknya belum menerima laporan.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait