Mantan anggota Gafatar di penampungan Kalimantan Barat akan dipulangkan ke kampung halaman.
- Tim WowKeren
- Jumat, 22 Januari 2016 - 16:12 WIB
WowKeren - Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) tengah menjadi sorotan publik. Organisasi ini meresahkan karena dinilai menyebarkan ajaran yang sesat.
Bahkan, beberapa waktu lalu warga di Moton Panjang, Mempawah Timur, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat mengamuk dan membakar penampungan Gafatar. Ribuan anggota terpaksa dievakuasi ke Pontianak.
Jumat (21/1), pemerintah mulai mengurus rencana pemulangan mantan pengikut Gafatar tersebut. Sekitar 1.119 orang rencananya akan dipulangkan ke daerah asal masing-masing.
Rencana pemulangan anggota organisasi tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang melibatkan sejumlah kementerian. Antara lain adalah Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Koordinator Politik Hukum dan Keamanan, Kementerian Sosial dan Kepolisian RI.
"Kami perlu memastikan mereka pulang ke daerah asal dan bisa kembali menjalani kehidupan normal," ujar Sekretaris Menteri Menteri Koordinator PMK, Agus Sartono. "Kami tidak ingin mereka tetap bertahan di sana, sementara masyarakat lokal setempat melakukan penolakan. Itu akan menimbulkan persoalan baru."
Bahasan dan rapat tersebut juga termasuk tentang jaminan keselamatan para anggota. Rencananya orang-orang tersebut akan dikawal oleh TNI untuk menjaga agar tidak terjadi hal yang tak diinginkan.
(wk/)