Setelah proses yang cukup lama, kasus kematian Mirna segera diekspos di Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.
- Tim WowKeren
- Sabtu, 23 Januari 2016 - 07:57 WIB
WowKeren - Kasus kematian Wayan Mirna Salihin setelah minum kopi Vietnam yang mengandung sinaida sepertinya akan segera selesai. Meski nama tersangka masih belum diumumkan, tapi pihak kepolisian sudah mempunyai tersangka potensial.
Menurut Direktur Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti, pada Selasa (26/1), ia akan mengunjungi Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta. Ia akan menunjukkan alat bukti serta data-data yang berhasil dikumpulkan dalam pengusutan kasus Mirna.
"Selasa saya ekspos ke kejaksaan. Dari hasil ekspos kejaksaan itu petunjuk gelar perkara," kata Krishna di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (22/1). "Alat bukti yang paling kuat itu nanti adalah keterangan ahli. Keterangan ahlinya baru lisan. Kami butuh dokumen. Dokumen itu nanti (jadi) alat bukti yang sah," imbuhnya.
Keterangan ahli menjadi alat bukti kuat dalam menentukan tersangka kasus Mirna. Hingga saat ini para ahli masih memberikan analisanya secara lisan, belum berbentuk dokumen atau BAP (Berita Acara Pemeriksaan).
Keterangan ahli dalam proses pemberkasan meliputi keterangan ahli forensik dari Pusat Laboratorium (Puslabfor) Polri dan psikiatri forensik dari Biro Psikologi Polri. Namun, polisi juga akan mengundang beberapa saksi seperti ahli pidana.
(wk/)